One Year Later.

Foreword;

“hanchameul ggumeul ggun geot gata
handongan hemaego hemaeta
machi yaksogirado handeut
naekyejeoreul keoseulleo keu nacheoreom
maju seoineun uri
keu ddae uriga sseonaeryeogadeon areumdaweodeon iyagi
keu ddae uriga gidohaesseodeon yeonwon hajadeon yaksokdeul
hanashik ddeollda nauigaseumi
keyondaji mothalgeol algie
nesaenkage ggukgguk chamasseo
neoui il nyeoneun ddo eoddaesseoni”

“hanchameul ijeun chae saraji
handongan kawaenchanh deut haesseo
hajiman shigani heureumyeon ggaedara gago isseo
neo obshineun an dwoedaneun geol
keu ddae uriga aju jogeumman eoreunseuwodeoramyeon
keu ddae uriga micheo molladeon jigeumeul aradeoramyeon
ggeuchi obneun huhwoeman dwoe nwoeidaga igyeonael jashini obseoseo
keu got majeo ggukgguk chamasseo
keureohge il nyeoni heullawasseo”

Translate;

“It feels like I’ve been dreaming for a long time. I’ve wandered and wandered around for a while. As if we made a promise, standing here in front of each other like that day from four seasons ago. Those beautiful stories that we wrote down together. Those eternal promises that we prayed for at that time. They’re all coming back to me now and I don’t think my heart can take it. I’ve even restrained myself at the thought of you. How has your one year been?”

“For a long time, I’ve been living, having forgotten of you. For a while, I thought I was doing fine. However I started to realize it as time passed by, that I am nothing without you. At that time, if only we had been a bit more mature. If only we knew how we would be right now. I have no confidence in overcoming these endless regrets so I’ve had to just repress them. One year has passed like that.”

Tentu kalian tau potongan lagu ini bukan ? ya benar , lagu ini berjudul One Year Later dengarkan lagu ini jika kau sedang membaca cerita ini , kau akan mendapatkan rasa yang berbeda .. ^^

Starring;

-Lee Soonkyu / Sunny (SNSD)

-Lee Sungmin (Super Junior)

-Kim Jaejoong (TVXQ)

Prolog;

[Sunny P.O.V]

Di sebuah taman kecil di tengah kota Seoul.

Hari ini tanggal 12 November. Tepat satu tahun sejak kami putus. Aku berusaha meyakinkan diriku sendiri bahwa aku tidak mencintainya lagi, tapi hatiku berbicara sebaliknya. Aku masih marah karena dia memutuskanku tanpa alasan apapun sama sekali, tapi kenapa aku tidak bisa melupakan dia? aku sudah punya pacar yang baru tapi aku masih tidak bisa melupakan dia. Pikiranku terus mengingat semua kenangan yang telah kami lalui bersama. aku masih mengingat kejadian itu, kejadian yang menghancurkanku. Hari itu kau meninggalkanku , menghancurkanku tanpa sepatah kata apapun.

Flashback; 12 November 2009.

“Kenapa kamu ingin meninggalkanku ? Apa kamu tidak mencintaiku lagi ?” Mataku mulai berkaca-kaca.

Aku mengendalikan tangisanku , karena aku tidak ingin dia melihatku menangis dan bersedih.

“Tidak ada alasan mengapa aku ingin meninggalkanmu.. aku hanya merasa ingin melakukan seperti yang aku mau. Dan ya, kamu benar. Aku tidak mencintaimu lagi.” Dia menjawab dengan nada yang sangat dingin.

Aku benar-benar tidak bisa menerimanya, air mata mulai mengalir ke pipi ku seperti tidak akan ada hari esok lagi , tidak ada hari esok lagi bersama dia.

Hatiku benar-benar hancur menjadi berjuta-juta kepingan ketika aku mendengar dia mengucapkan kata-kata itu. Aku bahkan tidak bisa merasakan detak jantung di dadaku sekarang.

Aku jatuh berlutut ketika melihat dia perlahan-lahan berjalan menjauh dariku.

“Sungmin oppa , jangan lakukan ini padaku !”

Aku terus berteriak dengan kata-kata itu , tetapi dia perlahan-lahan menghilang dari pandanganku.

Dia benar-benar meninggalkanku, tapi kenapa ?

Apa yang harus aku lakukan ?

Aku memberikan cintaku kepadanya dengan sepenuh hatiku , tapi kemudian dia memberikannya lagi dalam keadaan hancur dan terluka. Aku merasa sepertinya duniaku hancur.

Aku mulai menangis lagi ketika aku melihat tangan seseorang  dengan sapu tangannya di depan wajahku.

Aku langsung melihatnya. “sungmin oppa!” tapi itu bukan dia. Aku menunduk, kecewa.

“Aku Jaejoong. Biarkan aku menghapus air matamu. Kau terlihat jelek saat kau menangis” dia memegang wajahku dan mulai mengelap air mataku dengan sapu tangannya. Aku tidak bisa berkata apapun.

“aku minta maaf apabila aku telah mengganggumu , tapi aku tidak bisa berdiam diri melihat seorang gadis menangisi orang bodoh yang meninggalkannya tanpa alasan apapun.”

Aku tidak bisa berkata apa-apa.

“Aku sedikit mendengar percakapan dramatismu dengan lelaki itu”

Aku hanya bisa menunjukkan sedikit senyum kepada dia.

“Hey, kau tersenyum sekarang. Kau terlihat lebih cantik” katanya sambil tersenyum.

Aku tertawa kecil dan berkata. “ Terima kasih atas bantuanmu, untuk mencoba menghiburku. Tetapi bisakah aku memelukmu ? aku hanya benar-benar membutuhkan pelukan saat ini. Aku harap kau mengerti aku.”

Dia hanya mengangguk, aku segera memeluknya dengan erat dan mulai menangis di pelukannya , dia menepuk punggungku dan mengatakan beberapa kata untuk mencoba menghiburku.

Setelah beberapa saat aku berdiri dan mengusap wajahku.

“Jaejoong. Terima kasih atas bantuanmu, aku benar-benar menghargainya.” Aku tersenyum, kali ini buka senyum palsu..

“Oh ya. Aku Sunny”

“Yah, senang bertemu denganmu Sunny, ingat kata-kata yang telah aku katakana padamu, eh?”

“Tentu saja itu akan tetap ada dipikiranku, sudah waktunya untuk aku pergi. Panggil saja aku ketika kau membutuhkanku , aku berhutang besar denganmu. Daah!” aku melangkah pergi, dan entah kenapa aku tidak bisa menahan diri untuk tersenyum.

Mengapa ?..

Apakah aku baru saja jatuh dalam perangkap cinta lagi ?..

Tidak ! aku tidak bisa…