Kutub Utara Mencair. Pemanasan global semakin hari semakin menakutkan, es-es di kutub-kutub Bumi ini mulai mencair. Hal ini menjadi sebuah Fenomenamencairnya pulau es di Kutub Utara. kabar ini membuat banyak pihak terkejut termasuk kalangan selebritis dan ulama. Ada kabar pulau es yang hanyut, meleleh seperti es krim. Kita pun bisa melihat sebuah pulau es di Greenland retak dan mencair ke laut lepas. Menurut kepala Pusat Perubahan Iklim dan Kualitas Udara DR Edwin Aldrian, mencairnya pulau es di Kutub Utara diakibatkan sirkulasi panas bumi.

Ilmuan dari universitas Bremen Jerman mempublikasikan sejumlah foto yang diambil dari satelit milik NASA yang menunjukkan jalur barat laut telah terbuka, sementara bongkahan es terakhir yang selama ini menutupi jalur yang menembus laut Laptev-Siberia mengarah ke Rusia juga telah mencair. Berita tentang hal ini juga dimuat di harian Independent Inggris 31 Agustus yang lalu.

Para ilmuan asal Amerika memperkirakan jika pemanasan global tetap terjadi maka dalam tempo 5 tahun musim panas di Kutub utara bakal tidak ada es sama sekali!, perkiraan seperti ini bisa muncul karena jumlah lapisan es yang telah mencari hingga saat ini seharusnya baru akan terjadi pada tahun 2050 mendatang.

“Di bumi ini ada arus lintas dunia yang menyalurkan atau melakukan sirkulasi panas ke seluruh permukaan bumi. Nah..di Samudera Atlantik, arus lintas dunia tersebut mengarah ke Greenland sehingga menyebabkan bongkahan es yang lepas dan mencair,” kata Edwin seperti ditayangkan Hot Shot, Jumat (20/8).

Ulama seperti Habib Abdurahman Assegaf menyatakan, fenomena alam tersebut diakibatkan pemanasan global. “Fenomena itu karena ozon semakin menipis, sehingga atmosfer tidak bisa menyaring panas matahari dan mengakibatkan es mencair,” katanya. Menurut para pakar, pencairan es di Kutub Utaramerupakan fenomena alam yang sangat menakutkan. Pasalnya, pencairan es di wilayah bersuhu di bawah 0 derajat Celcius itu bisa menenggelamkan sejumlah daratan di dunia. Hal tersebut juga dikhawatirkan sejumlah artis.

“Kalau es di Kutub Utara mencair, kayaknya Indonesia bakal tenggelam. Soalnya Indonesia kan negara kepulauan. Kalau air lautnya naik, pasti akan sampai ke daratan,” kata penyanyi Fitri Carlina. Sementara itu, menurut Dinda Kanyadewi, sebaiknya masyarakat lebih peduli lagi dengan dampak pemanasan global agar bisa meminimalkan kemungkinan bencana yang akan datang.

Pada tahun 2005 jalur Timur Laut pernah sekali terbuka, tetapi jalur Barat Laut waktu itu tetap tertutup, dan tahun 2006 keadaannya berbalik, tetapi pada tahun ini kedua jalur tersebut terbuka secara bersamaan. Pihak yang paling mendambakan terjadinya hal ini adalah perusahaan pelayaran, sebab dengan terbukanya kedua jalur ini akan dapat memperpendek jarak tempuh pelayaran sebanyak ribuan mil.

Terbukanya jalur ini memperpendek jarak pelayaran antara Jerman dan Jepang sebanyak 4.000 mil dan sudah ada perusahaan pelayaran yang bersiap-siap untuk membuka jalur pelayaran melalui rute ini tahun depan. Kutub Utara Mencair, Pulau Es Meleleh.